pada tahun 2004 sampai tahun 2006 usaha jasa laundry kiloan di kota yogyakarta mengalami booming. boleh dibilang tiap seminggu ada outlet laundry kiloan baru. kota yogyakarta sebagai kota pelajar dengan jumlah populasi mahasiswa yang besar, jadi target pasar laundry kiloan yang cukup prospektif. apalagi pada era tahun itu konsumen sudah mulai familier dengan layanan laundry sistem kiloan. tidak pada awal lahirnya usaha jasa ini, dimana masyarakat konsumen termasuk kalangan mahasiswa masih asing dengan layanan laundry kiloan.
dengan setingan outlet yang khas untuk layanan kiloaan, antara outlet penerimaan order pakaian konsumen menjadi satu area dengan tempat produksi- ada yang merespon; disangka jual mesin cuci, service mesin cuci, wartel dan sebagainya. seirinig tersoalisasikannya sistem baru, maka tumbuhlah pangsa pasar yang cukup potensial. dari kalangan mahasiswa berkembang ke para pekerja dan rumah tangga.
tetapi disayangkan usaha jasa laundry kiloan yang tumbuh sangat masif ini, ada beberapa yang berguguran selang beberapa bulan kemudian. entah kenapa ? apa pertumbuhan usaha laundry kiloan tidak sebanding dengan pertumbuhan pangsa pasar?
dengan setingan outlet yang khas untuk layanan kiloaan, antara outlet penerimaan order pakaian konsumen menjadi satu area dengan tempat produksi- ada yang merespon; disangka jual mesin cuci, service mesin cuci, wartel dan sebagainya. seirinig tersoalisasikannya sistem baru, maka tumbuhlah pangsa pasar yang cukup potensial. dari kalangan mahasiswa berkembang ke para pekerja dan rumah tangga.
tetapi disayangkan usaha jasa laundry kiloan yang tumbuh sangat masif ini, ada beberapa yang berguguran selang beberapa bulan kemudian. entah kenapa ? apa pertumbuhan usaha laundry kiloan tidak sebanding dengan pertumbuhan pangsa pasar?